Balun 1:1, Coax RG316D, dan Toroid SMPS

Iseng membuat balun 1:1 pakai kabel coax RG316D dan toroid SMPS. Rencana dipasang di antena dipole 40M band kalau hasil bagus. Karena pakai bahan bekas semua, maka harga bahan termasuk murah-meriah. Untuk kabel coax RG316D bisa menanggung beban 400W. Sedang toroid dengan diameter 5cm tidak ada datanya. Perkiraan 200W tidak masalah. Karena desain yang diinginkan … Lanjutkan membaca Balun 1:1, Coax RG316D, dan Toroid SMPS

Eksperimen Single Ended Tx Amplifier (2SK2038 )

Iseng menambah 1 tingkat penguatan setelah IRF510 dengan sebuah 2SK2038. Tegangan VDD=19V pakai bekas adaptor laptop 3,5A. Daya output yang dihasilkan 7W setelah LPF. Qc Mosfet sekitar 50mA. Hasil sangat linear dan mulus. Seakan ketemu jodoh saja hehehe. Meski tidak fantastis, QRP dengan besar daya ini sudah okay. Saya bandingkan dengan sebuah IXFH21N50 yang bisa … Lanjutkan membaca Eksperimen Single Ended Tx Amplifier (2SK2038 )

Catatan Awal Eksperimen Class E Amplifier HF

Eksperimen ini masih mentah, jadi ini catatan saja sambil jalan. Class E amplifier HF ini khusus untuk komunikasi QRP mode CW dengan target 5W. Tidak ada alat ukur memadai dalam eksperimen ini, tapi lumayan terbantu dengan simulasi LTSPICE. Hanya sayang, apa yang berhasil di simulasi tidak berlaku di kenyataan. Ada beberapa draft rangkaian yang saya … Lanjutkan membaca Catatan Awal Eksperimen Class E Amplifier HF

Angan soal QSD (Quadrature Sampling Detector)

Ini tentang mixer RF yang pakai multiplexer analog. Sederhana, performa tinggi, dan koneksi ke dunia digital erat. Entah mau terhubung ke Mikrokontroler,SBC,atau PC suka-suka. Jadilah SDR (Software Defined Radio). Kenapa QSD? Selain urusan performa, mixer ini menghasilkan signal audio beda phase hasil sampling. Biasa disebut parameter I dan Q. Signal audio (yang berupa signal analog … Lanjutkan membaca Angan soal QSD (Quadrature Sampling Detector)