Memulai dari 0 lagi :)

Melakukan testing satu persatu peralatan radio amatir yang lama tidak nyala. Yach, ruang "kerja" sebelumnya dipakai keperluan lain oleh anak cewek. Ratusan komponen berserakan bercampur dengan tugas sekolah dan peralatan gambar. Tinggal penataan ulang kabel dan peralatan kerja. Mana yang bisa dipakai, mana yang mesti dibuang. Memulai dari 0 lebih baik daripada tidak mulai-mulai hehe.

UglyDDS STM32F/H***

Saya telah membuat versi UglyDDS untuk tipe STM32F103 Bluepill yang banyak dipakai. Tipe F401, F407, dan H743. Tapi..tapi...Semuanya belum ditest hehe. Nanti saat ujicoba, jika ada kesalahan akan diupdate. Skema dasar seperti di atas. Clk0 untuk VFO (aslinya VFO-BFO) dan Clk2 untuk BFO. Rata-rata ukuran kode hanya 20KB-26KB. Semisal untuk STM32F411CEU6 hanya butuh 20KB (dari … Lanjutkan membaca UglyDDS STM32F/H***

UglyDDS – STM32

DDS "jelek" untuk keperluan radio amatir homebrew. Menggunakan STM32F411 Blackpill board. Meski masih prototip, hasil pengukuran sudah ok. Jadi semestinya jalan lancar dilapangan. Baik SSD1306 maupun Si5351 menggunakan jalur I2C yang sama. Semua Vin terhubung ke 3,3V. File source code dapat cek di Github. Silahkan modifikasi sendiri sesuai keperluan. Sambil jalan (kalau ada waktu) akan … Lanjutkan membaca UglyDDS – STM32

Xnec2c – Vertical Dipole 1/4 Lambda 40M Band

Kapan lalu saya membuat antena vertical dipole boomerang dengan 1 radial 45 derajat. Antena ini "elevated mounting". Saya mensimulasikan di Xnec2c antena tersebut. Hasilnya kurang lebih sama. Sama-sama tidak sempurna hehe. Gambar di bawah ini hanya dokumentasi tambahan saja. Smith chart Zm/Zph Zr/Zi VSWR E/H Fields Gain Pattern NEC2 Input File Editor Geometri Saya menggunakan … Lanjutkan membaca Xnec2c – Vertical Dipole 1/4 Lambda 40M Band

Elektronika adalah Seni :)

Terlepas dari definisi "seni" itu sendiri yang beda-beda satu sama lain, seni bersifat terbuka alias keasyikannya bisa dinikmati siapa saja yang mau terlibat di dalamnya. Jika sebelumnya terbiasa pegang alat masak, trus pegang solder, tidak apa. Elektronika adalah seni. Siapa saja dari latar belakang apa saja sah 100% untuk belajar dan eksperimen elektronika. Karimun Jawa … Lanjutkan membaca Elektronika adalah Seni 🙂

Si5351 – Pasif DBM (Ring Dioda Mixer)

Apakah output CLK dari Si5351 perlu penguat (transistor) untuk drive LO ring dioda mixer? Jawaban singkat : Tidak perlu! Rata-rata kebutuhan LO DBM hanya +7dBm. Si5351 punya output CLK : +3dBm sampai +10dBm. ------------ Jika ingin lanjut membaca :). Ring dioda - Double Balanced Mixer. Karena termasuk pasif mixer, maka LO DBM butuh drive lebih … Lanjutkan membaca Si5351 – Pasif DBM (Ring Dioda Mixer)

F(RF), F(Image), & LO

Paijo tune di frekuensi F(RF). Bagian front end seperti gambar di bawah. Gambarkan grafik hubungan antara F(RF), F(Image), dan LO. Tulis juga formula untuk F(Image)! Jawaban sambil nyruput kopi, plus google sana-sini lol Paijo tune di frekuensi F(RF)= 7MHz. Jika RX punya IF =10MHz, berapa F(Image)? Berapa LO yang dipakai Paijo pada RX nya? F(Image)=F(RF)+2*IF … Lanjutkan membaca F(RF), F(Image), & LO

IF Xtal Filter 3x 8 Pole (21G15D)

Iseng melakukan cascade (alias dirangkai seri dengan coupling kapasitor 10nF) 3x 8 pole xtal filter. Total jendral ada "24" xtal :). GMCF21G15D merupakan MCF (Miniature Crystal Filter). Ide ini gara-gara total IF gain pada rangkaian strip IF terlalu besar. Ini untuk band 40M ya. Saya menggunakan 3 blok TIA ala Wes Hayward. Diluar dugaan hasilnya … Lanjutkan membaca IF Xtal Filter 3x 8 Pole (21G15D)