Front end SDR (Software Defined Radio)

Tulisan sambil nunggu solder panas 🙂 Kata orang, sejatinya SDR tidak pakai XTAL, translasi IF (Intermediate Frequency), dan tetek bengek. SDR mesti direct conversion, mixer Quadrature I/Q langsung ke ADC (Analog to Digital Conversion) trus ke blok DSP (Digital Signal Processing). Dua terakhir diatasi soundcard PC plus software SDR. Apakah benar demikian? Lha kalau dongle … Lanjutkan membaca Front end SDR (Software Defined Radio)

Robot Trading

Kadang tidak lebih baik dari melempar koin hasilnya wkwkwk. Banyak program robot yang dijual atau dibundling dengan harga aduhai karena hasil yang dijanjikan pasti untung besar. Banyak kaum terpelajar plus makmur dengan stok dollar melimpah tertarik. Dan katanya hasilnya memang terbukti. Oh yaa? Kalau berani, langkahi dulu tantangan dari saya hehe. Saya jelaskan agar jelas … Lanjutkan membaca Robot Trading

Ada Harga ada Rupa

Tapi, sampai batas mana jika harga ditambah lagi kontribusi drop jadi minimal? Bayangkan peralatan audio Hi-End seharga 100jt. Range frekuensi HI-FI 20Hz-20KHz dapat digapai mudah. Kuping tentu gampang membedakan musik yang digeber oleh audio 1jt-an vs 100jt-an. Angka 100 Jt itu relatif sebenarnya. Bagi anak Kost, tentu angka yang fantastis. Bisa buat bayar kost selama … Lanjutkan membaca Ada Harga ada Rupa

Arsitektur Direct Conversion, Direct Sampling, & Heterodyne

Sekedar nulis, tapi semoga berguna... Arsitektur RX Heterodyne adalah pemegang kekuasaan defacto sampai saat ini. Tahta ini sudah digoyang oleh arsitektur direct conversion, dan sang bayi yang nongol terakhir... arsitektur direct sampling sudah mulai berlari lol. Direct Conversion Jika satu sistem RX pada mixer tidak dilakukan konversi ke IF (Intermediate Frequency) tapi langsung dikonversi sesuai … Lanjutkan membaca Arsitektur Direct Conversion, Direct Sampling, & Heterodyne

Open Source? Why Not?

Jika senang "ngoprek", open source adalah ranah yang sebaiknya dipilih. Baiklah ini suka-suka saja bukan kewajiban. Yach kayak mau milih pacar model apa :). Mengapa open source? Saya ambil contoh soal HackRF One. Pertama, perangkat ini open source baik hardware maupun software. Kedua dokumentasi lumayan baik. Ketiga, saya punya barangnya hehe. Ok, saya ambil obeng … Lanjutkan membaca Open Source? Why Not?

Sound Blaster Live! Jadul

Yach sound card usia 20 tahun ini masih saya pakai. Sound Blaster Live! Punya Creative Lab Technology ini model PCI. Masih nendang keras suaranya hehe. Segel garansi tercantum tahun 2001. Kenapa masih dipakai? Kenapa tidak? Yang penting suara masih bisa dinikmati.... Sekalian nostalgia jaman lalu saat komputer masih jadul....Pentium 1- 4, memory 8MB (Mega bukan … Lanjutkan membaca Sound Blaster Live! Jadul

HackRF One : Antara CPU, RAM, dan Grafik Card

Eksperimen untuk menjalankan HackRF One di laptop tua (Pentium Dual Core, Ram 2Gb, grafik card internal) dan PC (Intel Xeon D12xx quad core, Ram 16Gb, dan NVDIA 2GB). Keduanya menggunakan Pentoo Linux. Program aplikasi yang ingin saya coba pada HackRF One adalah gqrx. Ini SDR (Software Defined Radio) "jadi" berbasis GNU radio dengan fasilitas lengkap. … Lanjutkan membaca HackRF One : Antara CPU, RAM, dan Grafik Card