Ujicoba double conversion masuk pada tahapan stabil dan memuaskan. Sudah mulai merapikan penataan di PCB kosong. Penyekat juga ditambahkan agar bocoran signal tidak kemana-mana. (Kata memuaskan adalah subyektif. Kata sangat baik, terlalu,.. adalah subyektif juga... Hindari dalam tulisan ilmiah wkwkwk.. Data adalah utama! Bagaimana respon Rx kalau diinjeksi two tone? IP3? Apakah gain linear atau … Lanjutkan membaca Superhet Double Conversions – Sekedar catatan
Penulis: michaeldaranto
11 Tahun berlalu…
Dan PC saya masih tetap ini lol. Motherboard Intel dengan Xeon X3430. Power supply pernah jebol sekali, dan RAM saya tambah jadi 16GB DDR3 ECC... OS pakai Slackware64 15RC2 (Current). Port USB3.0 juga saya tambahkan. Apakah jadul? Iya. Apakah masih bisa memenuhi kebutuhan? Iya juga hehe. Sampai kapan? Entahlah...:)
UglyDDS – Si5351 for Double Conversions
Saya telah upload ke Github program DDS Si5351 untuk keperluan double conversions. Versi LCD16x2 dan OLED128x64. Semua output pada Si5351 dipakai untuk keperluan supply frekuensi dari 3 mixer. Selama frekuensi output <100MHz, tidak masalah jika PLLA untuk clk0 dan clk1. Jika lebih dari 100MHz, sebaiknya Si5351 hanya menggunakan 2 output clock. (Masing-masing PLL hanya 1 … Lanjutkan membaca UglyDDS – Si5351 for Double Conversions
Superhet Double Conversions : 3 Mixer + 2 IF untuk 40M Band
Eksperimen RX superhet double conversions dengan IF 21.4MHz dan 10MHz pada bagian IF kedua. Apakah performa Double conversions lebih baik dibanding single conversion? Silahkan praktek dan nilai sendiri hehe. Mengapa IF 21.4MHz? Yach agar "image rejection" lebih baik. Frekuensi 21.4MHz jauh dari pasar malam frekuensi 7MHz. (Tapi alasan yang lebih jujur : saya hanya punya … Lanjutkan membaca Superhet Double Conversions : 3 Mixer + 2 IF untuk 40M Band
Imajinasi, Coretan, dan Kopi
Segala sesuatu dimulai dari imajinasi. Karena imajinasi terlalu lincah + abstrak, perlu diturunkan levelnya dengan ngopi-ngopi dulu sambil coret-coret. Yach agar sinkron dengan realita wkwkwk.
TIA+AGC ala Wes Hayward
Bulan Agustus 2021 lalu, Wes Hayward W7ZOI menulis artikel tentang AGC berbasis TIA. Begitu lihat, langsung jatuh hati ingin mencoba hehe. Cuma lebih condong manual saja..lhaaa... Kebetulan rangkaian uji ini sesuai keinginan. Perubahan tegangan dilakukan secara manual oleh potensio 10K Ohm. Tujuan potensio ini sebagai pembagi tegangan. Juga sarana demo untuk menunjukkan fungsi AGC. Rangkaian … Lanjutkan membaca TIA+AGC ala Wes Hayward
TT1-6 Mini-Circuits
Kapan lalu dapat komponen "bodolan" (komponen bekas) yaitu transformer RF MCL TT1-6 punya Mini-Circuits. Setelah melihat datasheet, transformer 1:1 dengan CT (Center Tap) ini bisa diakali untuk kombinasi impedansi lain. Saya hanya praktek real impedansi 1:4 dari 50Ohm ke input ladder xtal IF yang punya impedansi 200Ohm dan jalan dengan lancar. Hasil kurang lebih sama … Lanjutkan membaca TT1-6 Mini-Circuits
Front end SDR (Software Defined Radio)
Tulisan sambil nunggu solder panas 🙂 Kata orang, sejatinya SDR tidak pakai XTAL, translasi IF (Intermediate Frequency), dan tetek bengek. SDR mesti direct conversion, mixer Quadrature I/Q langsung ke ADC (Analog to Digital Conversion) trus ke blok DSP (Digital Signal Processing). Dua terakhir diatasi soundcard PC plus software SDR. Apakah benar demikian? Lha kalau dongle … Lanjutkan membaca Front end SDR (Software Defined Radio)
40M Band – Zona Daya Besar? lol
Hanya prediksi, banyak signal >100W berkeliaran di udara dan bawah tanah. Coba lepas semua IF amplifier pada RX dan scan frekuensi yang ada. Anda akan takjub hehe. Modulasi RX jelas terdengar. Memang tidak besar volume suaranya. Yach hanya pre-amp audio plus LM386 saja. Entah berapa watt signal yang dipancarkan rekan-rekan? Pada RX di atas, signal … Lanjutkan membaca 40M Band – Zona Daya Besar? lol








