GNU Radio – FM Radio

Apa beda dan persamaan DSP (Digital Signal Processing) dengan pacar Anda? Bedanya, yang DSP penuh simbol matematika, yang pacar Anda hanya simbol tanda tanya saja wkwkwk. Persamaannya…Keduanya sering susah dipahami dan bikin pusing kepala.

“Hello world!” pada dunia RF adalah membuat radio. Karena sebuah inisiasi, hal ini pantang dilewatkan saat bermain dengan GNU Radio + SDR. Digunakan HackRF One dengan rangkaian blok yang sederhana saja.

Hal terpenting menurut saya adalah Decimation dan Interpolation. Bagian ini akan dijelaskan lebih detil. Soal keruwetan matematika bagian filter, demodulator, dan audio sudah diatasi oleh GNU Radio. Cukup pakai kalkulator pasar saja.

Default value pada tune_freq (105,9MHz) bisa disesuaikan dengan frekuensi pemancar radio favorit. Untuk variabel samp_rate saya menggunakan 20MHz. Jika komputer yang dipakai agak lemot… akan keluar OOOOOOOSOOOSOOOOO over run! Turunkan nilai samp_rate. Nilai 2MHz pun masih oke. Hanya tampilan rentang frekuensi saja yang sempit… alias tidak semua rentang frekuensi mulai dari 88MHz sampai 108MHz dimunculkan.
Untuk Audio Sink, nilai device bisa dikosongkan.

Decimation dan Interpolation terkait dengan sampling pada sistem. Jika berlebihan akan terjadi pemborosan daya CPU, jika tidak pas, hasil akan kacau juga hehehe.

Bagian Low Pass Filter (LPF) butuh nilai sampling sebesar 200KHz. Yach karena LPF dipakai tepat sasaran sesuai dengan bandwidth channel kesayangan yang dituju (tidak seperti Bansos :).

Maka dari itu, nilai sampling sebesar 20MHz mesti diturunkan jadi 200KHz. Mau nilai sampling 2MHz, 4MHz, atau 8MHz, semua mesti diturunkan jadi 200KHz.

Terus nilai Decimation = 100 dari mana asalnya? Dari pembagian variabel samp_rate/channel_width = 20MHz/200KHz

Pada kolom ini diisi :int(samp_rate/channel_width). Karena menggunakan variabel, jika nilai samp_rate diturunkan, maka nilai Decimation akan ikut berubah otomatis. Misal nilai samp_rate diubah jadi 4MHz, maka nilai Decimation akan menjadi 4MHz/200KHz = 20.

Bagian Rational Resampler punya nilai Interpolation 12 dan Decimation 5, maksudnya nilai frekuensi sampling dari LPF sebesar 200KHz akan dikalikan 12 kemudian dibagi 5.

Hasilnya (200KHz x12)/5= 480KHz. Mengapa 480 KHz? Nilai 480KHz akan dipakai untuk Quadrature rate. Terus mengapa Qudrature rate 480KHz?

Karena bagian WBFM Receive dengan nilai Decimation 10, akan menghasilkan nilai sampling (480KHZ/10)= 48KHz untuk bagian Audio Sink.

Kalau menangkap ular, pegang kepala atau ekornya dulu? Kalau ingin nilai Audio Sink misal 32KHz, berapa nilai Quadrature rate? Berapa angka Interpolation dan Decimation yang diperlukan agar klop?

Ok, Kalau saya ingin Qudrature rate tetap 480KHz, maka Decimation = 15 sudah klop, karena 32KHz x 15 = 480KHz.

Untuk penerima FM, karena kebanyakan musik, maka diusahakan sampling audio 2x maksimal frekuensi yang bisa didengar (20KHz). Jadi nilai sampling 44,1KHz atau 48KHz sudah memadai.


Catatan : Untuk blok Audi Sink, nilai device bisa dikosongkan atau isi dengan nama perangkat audio Anda. Penulisan angka pada blok mesti hati-hati. Jika ingin 20MHz, maka tulis 20e6 atau 20000000. Jika dimasukkan 20M, blok akan protes hehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s