Pemikiran soal Mosfet untuk Amplifier HF

Beberapa kali membaca tulisan klasik dari luden soal pemakaian Mosfet umum alias mosfet switching yang dipakai untuk RF (Radio Frequency). Tulisan panjang lebar dari luden ini menarik, karena seiring waktu ada update pemikiran.

Ada kontradiksi, bahwa mosfet RF berharga sangat mahal dibanding Mosfet untuk switching. Yang satu juga susah diperoleh, yang lain ada dimana-mana. Hanya dengan 20rb dapat diperoleh sebiji IRFP250. Tapi perlu duit 500rb untuk sebuah Mosfet MRF300. Padahal bentuk fisik nyaris sama case model TO247.

Godaan harga murah plus bisa “dipakai” membuat mosfet switching dilirik untuk bahan amplifier HF.

Sampai dimana Mosfet kelas rakyat jelata ini dikatakan layak? Tidak dipungkiri amplifier HF yang menggunakan Mosfet jenis ini sebagian terdengar kasar, modulasi hancur, meski daya besar. Apakah sejatinya seperti itu?

Tidak bisa disalahkan, harga murah membuat siapa saja bisa membuat. Entah berkualitas apa tidak yang penting signal keluar. Paradigma power besar lebih dominan dibanding kualitas signal bersih dan proporsional. Lha untuk apa membuat amplifier jika tidak power besar sebagai tujuan?

Jarum SWR hanya menunjuk sebagian aspek dari signal RF. Mata tidak bisa melihat jika signal yang keluar ternyata seperti orang pergi kondangan: pergi ramai-ramai bersama anak cucu plus tetangga kiri-kanan.

Dari grafik waterfall ala SDR bisa dilihat signal yang keluar apakah bersih atau ramai. Apakah signal pendamping kiri-kanan kecil atau hampir sama tinggi dengan signal utama? Apakah signal yang keluar SSB atau DSB?

Apakah pada kelipatan frekuensi atas & bawah juga besar? Jila memancar di 7 MHZ, dan pada frekuensi 14MHz cukup jelas didengar, mungkin LPF/ BPF kurang baik?

Saya memikirkan pemakaian Mosfet copotan BTS yang murah meriah agar bisa dipakai untuk rentang HF. Ada beberapa tipe yang bisa dipakai dengan layak.

Apa kelebihan Mosfet RF di banding Mosfet switching? T junction sampai 225 derajat celcius. Artinya jika mosfet biasa sudah leleh jeroannya, maka mosfet RF bisa lebih 50 celcius menahan panas dibanding 175 derajat.

Ciss, Crss sangat kecil. Rentang HF akan mudah dilalui. Jika menggunakan Mosfet dengan Ciss 2500pF katakanlah, maka saat mosfet dipacu di 21MHz, maka penguatan akan drop sampai 0 bisa-bisa.

Tapi untuk sebagian rakyat jelata, (yang untuk beli token listrik saja jadi prioritas) kemauan dan tekad untuk eksperimen jauh lebih penting daripada tidak melakukan apa-apa karena terkendala biaya. Mosfet apapun apalagi yang murah meriah kenapa tidak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s