Eksperimen 2X dan 4X Mosfet 2SK2038 Untuk Amplifier HF

Rentang test 1,88-29,9 MHz. Tegangan yang dipakai 48V dan quescient current 25mA tiap Mosfet. Saya tidak mencoba tegangan 24V karena tidak tersedia SMPS ini di rumah. Sedang tegangan 13,8V malas untuk melepas yang sudah terpasang di Rig. Datasheet 2SK2038 bisa di download di sini. Untuk rangkaian sama persis dengan 2x IRFP260 HF Linear Amplifier.

2SK2038 merupakan Mosfet generasi jadul 🙂 (saya menggunakan Mosfet bekas dalam eksperimen ini, hanya 3 ribuan sebuah). Ketika melihat datasheet, ada potensi K2038 untuk dipakai sebagai amplifier HF. Saya memilih berdasar g(fs) yang kecil, dan Rd(on) yang besar. Kapasitansi kecil juga menarik. Saya menulis topik Parameter Thermal Power Mosfet soal g(fs) dan Rd(on). Terakhir, tidak ada cara paling tepat untuk memastikan selain mencobanya.

Saya mengamati SOA (Safe Operating Area) dari Mosfet ini, kalau tiap Mosfet bisa ditarik sampai 60W-70W untuk amannya. Karena tujuan eksperimen ini bukan besar daya, jadi tidak masalah jika performa soal daya kalah dengan IRFP250 dan IRFP260. Input amplifier ini di drive oleh Rig IC-718 dan output diumpankan ke Dummy Load 1 KW.

dsc_0028472297151.jpg

Hasil test (PEP) tanpa LPF (nilai pendekatan saja)

2x 2SK2038

dsc_002646113190.jpg

Untuk 4x 2SK2038

dsc_0031-1267380328.jpg

Dari eksperimen ini, daya output tertinggi amplifier HF ini ada pada 20M band. Sedang terendah ada pada 160M Band. Pada 4x2SK2038 saya hanya mencoba input 7W untuk 40M saja. Sisanya bisa Anda coba sendiri 🙂

Jika linearitas (karena faktor g(fs) kecil), kemampuan ALL-BAND (karena kapasitansi kecil), dan stabilitas thermal (karena Rd(on) besar) adalah tujuan utama, penggunaan Mosfet ini layak untuk dipertimbangkan.

Peace!

—————-

Catatan :

Apa yang menarik dari Mosfet ini?

Pertama, nilai transconductance g(fs) tipikal =3. Ini Mosfet jadul dibanding Mosfet jaman Now yang punya g(fs) >40 Siemens. Nilai penguatan Mosfet ini tergolong kecil untuk dilirik bagi yang ingin gulat di udara. Hanya, penguatan kecil secara logis punya kesempatan transfer linear lebih baik daripada penguatan besar. Ingat saat merangkai amplifier tahap demi tahap?

Kedua, nilai Rd(on)< 2,2Ohm. Mosfet generasi terbaru berlomba punya punya Rd(on) sekecil mungkin. Semakin kecil semakin baik untuk urusan switching. IRFP4568 punya Rd(on)< 0,006 Ohm. Cuma Rd(on) terlalu kecil punya resiko terjadi hotspot die jika Mosfet dalam fungsi linear. Walau PD dari K2038 hanya 125W, tinggal paralel saja jika ingin daya lebih besar 🙂

Ketiga, nilai kapasitansi Mosfet ini yang kecil . Nilai Ciss,Coss, dan Crss : 610pF,110pF, dan 60pF.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s