AsalAja™- Essential Oil

Eksperimen dengan essential oil (EO) lumayan asyik. Mengalir saja eksperimennya tidak terlalu rigid. Yaa seperti masak pakai aneka bumbu kira-kira saja tidak ditimbang. Subject juga macam-macam seperti pembersih tangan, minyak gosok, lilin, parfum?

Membuat EO sendiri bukan ilmu roket yang rumit. (Selama niat wkwkwk). Kalau waktu SMA pernah praktikum soal distilasi…yach itu satu cara untuk dapat hidrosol dan EO. Hasil penguapan didinginkan dan tetesan embun ditampung. Setelahnya dilakukan pemisahan antara hidrosol atau air sari dengan minyak.

Saya menggunakan panci presto 8 atau 12 liter (lupa tepatnya) yang bagian atas saya lubangi dan diumpankan ke pipa spiral tembaga AC trus masuk bak plastik isi air untuk proses pendinginan. Ujung pipa masuk botol penampungan.

Seumur hidup beli panci presto sekali trus dibor wkwkwk

Karena di rumah ada pohon Salam dan Pandan, maka hal pertama yang dibuat adalah hidrosol (plus EO) dari daun salam dan daun pandan.

Rencana mengganti spiral tembaga dengan bekas kondenser AC wkwkwk. Tinggal tambah fan saja. Apakah lebih baik? Entahlah…Semoga saja.

Kalau beli jeruk banyak, kumpulan kulit jeruk jangan dibuang. Bisa digunakan juga untuk bahan steam dan distilasi. Isinya dimakan saja hehehe. Kalau tidak mau jeruk bisa Sereh. Sereh juga asyik untuk bahan steam dan distilasi kalau bisa beli banyak dengan harga murah.

Tulisan ini hanya asal aja buat cerita kiri-kanan wkwkwk. Yach browsing saja di internet ada banyak informasi soal EO ini. Baik mengenai EO nya sendiri ataupun proses pembuatannya. Entah bagian mana yang ingin Anda lakukan? Jika ingin fokus ke proses peracikan aneka EO, ada banyak toko online yang menjual EO jadi.

Semisal ada 3 kategori EO : “top note, middle note, dan base note”. EO mana yang cepat menguap? Mana wangi yang tahan lama? Trus dari aneka EO mana yang bersifat phototoxic? Seberapa batas aman persentase EO dan carrier oil? Jika digunakan pada kulit misalnya, maka faktor resiko keamanan perlu dicermati.

Meracik aneka EO sendiri juga keayikan sendiri. EO sejuta umat Lavender misalnya, kalau dicampur dengan Bergamot plus Chamomile seperti apa baunya? Kalau tambah Sandal Wood?

Eksperimen bisa berlanjut. Pagi ini saya meracik VG (Vegetable Glycerin), PG, alkohol, olive oil (carrier), dan 3 EO : lavender, chamomile, dan bergamot. Hasilnya? Tidak tercampur baik 🙂 yach namanya eksperimen wkwkwk. Kapan coba lagi ubah komposisi solvent.

Proses ini yang menarik. Ada problem soal campuran yang tidak tercampur. Mengapa? Katalis/pelarut apa yang diperlukan? Seberapa banyak? Memadukan komponen berbeda memang tidak mudah. Saya amati ada 3 lapis bagian yang tidak menyatu. Berat jenis berbeda.

Orang teknik kimia akan mudah menyelesaikan problem ini :). Baiklah selama internet nyambung, harapan itu selalu ada hehe.

Hal yang paradox : saya jarang memakai parfum. Tidak pernah pakai pelembab, ataupun produk-produk perawatan kulit. Lhaa kerjaan saya ngecat, nyolder komponen, naik genteng betulin antena,… Jadi abaikan tulisan ini semua hahaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s