CORINA Exciter, Relay, dan PA

Kadang kala penempatan exciter dan PA (Power amplifier) RF jadi 1 agar hemat tempat. Beberapa kasus yang saya alami, jika shielding tidak ketat, maka osilasi pada amplifier HF akan mudah terjadi. Apalagi jika antar bagian mepet satu sama lain. Tapi kali ini soal relay. Untuk mudahnya, jika output PA/ amplifier HF kurang dari 10W, maka dapat digunakan 2 relay. Jika lebih dari itu, gunakan 3 relay.

Karena relay yang digunakan untuk homebrewer kadang seadanya 🙂 maka dalam 1 relay jika output RF besar, interferensi mudah terjadi. Pada Bitx dan variannya (termasuk CORINA) bagian BPF terkoneksi langsung dengan Buffer pada TX, maka interferensi ini akan menyebabkan osilasi. Jalan satu-satunya dengan memisah bagian BPF dengan menggunakan relay sendiri. Ide rangkaian ini ada pada Bitx40. Saya menggambar ulang agar sederhana.

Sebagai contoh, ukuran box aluminium 21Cm x 12Cm x 6,5Cm untuk DDS, Exciter, dan PA+LPF jadi satu lumayan mepet. Daya 100W dapat keluar mudah tanpa osilasi jika shielding ketat & penggunaan relay tepat.

Ok, semoga berguna!

YD3BRB

Dikirimkan di HF

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s