Profesi paling Keren

Jadi Ayah itu kereen. Juga lebih prestise dari jabatan CEO/CFO/Menteri sekalipun. Tidak semua bisa jadi Ayah yang baik. (Lha katanya istri aja belum punya. Boro-boro istri, pacar aja belum ready stock). Jadi gak usah bangga punya jabatan tinggi dan mentereng jika belum jadi Ayah yang baik ya!

Jadi disyukuri jika Anda seorang Ayah. Ini amanah sekaligus ujian. Semoga lulus (meski nilai ngepres gak apa) dan naik tingkat. Celakanya, ujian ini terus ada ngalahin profesi apapun sejagat. Ini profesi paling ruwet dan menantang sedunia nurut saya.

Cuma, peran Ayah sering diremehkan dibanding Ibu (yang kasihnya sepanjang masa). Wanita secara alami memang hebat dalam urusan merawat anak, sedang laki cenderung menghindari keruwetan tetek bengek yang sering bikin pusing kepala.

Tapi seorang ayah ya tetap seorang ayah dengan bakat alami yang gak dipunyai seorang ibu. Bakat apa? Jika Anda tidak punya bakat di bawah, pikir dulu kalau mau jadi seorang ayah ya hehehhe.

Bakat gak pingin ruwet-ruwet, bakat no drama, bakat kluyuran, bakat cuek, bakat pakai logika, bakat santai-santai saja, bakat mengampangkan, bakat gak banyak omong, bakat bongkar-bongkar (gak bisa baliin urusan belakang).

Bakat apa adanya, bakat ngopi, bakat cari peluang, bakat bikin huru-hara, berkelahi, bakat sama hobby, bakat melanggar aturan,bakat bakar uang, bakat abisin bensin, bakat berantakan, kluyuran, sak karepe dewe, bakat main api, bakat cangkruk’an, bakat memendam rahasia 😁,… Teruskan sendiri ya…

Jika Anda protes soal bakat di atas, ingat! “Boys will be boys” hehehhe

Jika “mulut” Anda seperti “mulut” wanita, suka “ngrasani” urusan orang lain, gak cocok juga jadi Ayah. Kasihan anak Anda nanti, kok ada 2 ibu di rumah 😁

Jika Anda suka “memukul” dari belakang, berarti Anda bukan gentleman, gak pantas juga jadi Ayah. Cocok jadi gaplekiman 😁. Kalau jadi Ayah nanti kasihan anak-anak jadi pengecut semua.

Mengapa banyak kekacauan timbul di masyarakat? Yach, ini akibat pengabaian peran Ayah. Peran ini dianggap tidak penting. Yin -Yang gak seimbang. Bertobatlah! Hahahha.

Mumpung belum terlambat, jadilah seorang (calon) ayah yang baik dengan bakat alami terus diasah.

Tidak usah rendah diri jika kerjaan Anda jauh dari urusan Menteri BUMN yang ngurus tambang emas. Jika Anda seorang Ayah, ini sudah anugerah besar dan profesi tersulit melebihi CEO manapun sedunia.

Peace!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s