Kluyuran, Blakrak’an, Whatever

Beda sama teman-teman lain yang hobby kluyuran ke luar negeri, diri ini (untuk saat ini) lebih senang kluyuran ke area lokal Indonesia saja.

Kebanyakan memang lebih hemat diongkos hehehe. Tapi tidak selalu juga. Tergantung destinasi dan akomodasi yang dipilih.

Memang untuk dikatakan kereen lebih kereen main ke Paris Perancis dibanding ke Papar Kediri. Lebih kereen main ke Eropa daripada ke satu desa gak terkenal dekat sini.

Itu pandangan umum yang gak perlu dianggap. Entah jika kebahagiaan tergantung pujian dan rasa kagum dari orang lain. Ini khan masalah kluyuran yang dijalanin sendiri. Bukan orang lain yang berangkat. Wong Anda bayar sendiri juga.

Selama itu bikin happy, mau ke mana aja gak masalah. Jadi kalau mau pergi ke kutub selatan, selama ada makna bagi diri, berangkat aja.

Tapi,Indonesia… Terlalu banyak tempat indah untuk dikunjungi 🙂

Kalaupun mau liburan mewah ala artis sinetron, gak masalah jika mampu. Atau mau model blakrak’an ala gelandangan juga gak masalah hehehhe.

Apa yang dicari?

Ini pertanyaan yang tiap orang punya jawaban beda. Jika ingin pamer (kalau Anda mampu liburan mewah), ya gak apa. Paling gak ada pengalaman yang di dapat dari perjalanan Anda.

Kalaupun bermalam pun sekenanya saja. Mendirikan tenda atau nginap di rumah penduduk yang nurut Anda lebih asyik ketimbang di losmen atau hotel ya tidak masalah.

Mungkin jenuh dengan kehidupan di kota besar, jadi saya cari yang ndeso aja. Mungkin juga diri ini “lari” dari tanggung jawab atas hidup ini? Entahlah.

Mungkin ini pencarian bagi jiwa untuk menemukan jati diri (yang gak ketemu-ketemu). Mungkin juga pemberontakan jiwa yang pingin terbang bebas entah kemana.

Entah kenapa, kalau ada yang ajak kluyuran ke luar negeri, bayangan saya masih menatap ribuan pulau. Gugusan mutiara Indonesia yang minta dikunjungi dulu hehehhe.

Kesimpulan:

Beda tujuan buat kluyuran itu hak asasi manusia. Gaya kluyuran juga suka-suka yang jalanin saja. (Kecuali dapat sponsor buat kunjungin menara Eiffel pake Jas Asuransi).

Banyak tempat di Indonesia yang gak kalah baik dibanding wisata di luar negeri. Kenapa nggak mulai dari lokal dulu?

Peace!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s