MOSFET IRFP 260 Linear Amplifier HF 2/2

Bagian pertama lalu banyak cerita soal pengaturan tegangan yang pakai LM317HV. Namanya eksperimen, saya menaikkan tegangan VDD hingga 55V, dan quescient current (arus tanpa beban) tiap MOSFET 55-60 mA. Tidak ada hasil signifikan.

Arus tanpa beban 55-60 mA menyebabkan 1 MOSFET tewas terbakar beberapa saat waktu ujicoba. Untuk lingkungan nyata,saya menyimpulkan lebih baik arus tanpa beban tiap MOSFET 5-25 mA agar awet. Atau pilih arus yang paling linear.

Patokan saya hanya drive 1W input ya. Kalau lebih dari 5W maka IRFP260 benar-benar unjuk kekuatan. Hanya penglihatan kasar di SWR meter, drive 3W output 250-300W, dengan drive 4W daya output 400-450w. Drive 5W, maka output bisa mencapai 600W PEP.

Switch terhubung ke ground untuk mengaktifkan relay. Atau ke Rig yang yang mengirim signal/level ground saat PTT ditekan.

Rangkaian amplifier HF basis F4EOH lebih sederhana dibanding rangkaian yang umum dipakai. Karena tanpa combiner hanya hubungan paralel MOSFET. Jika tiap 2 MOSFET push-pull butuh 1 trafo tubing output, maka model F4EOH, 6 MOSFET push-pull hanya perlu 1 trafo output.

Saya berpikir kalau penggunaan tegangan 24V ke bawah, akan menarik arus yang lebih besar dibanding jika menggunakan tegangan 48V untuk daya sama yang dihasilkan. Karena tegangan 2x lebih tinggi, maka arus kurang lebih 1/2 yang dibutuhkan.

Ini yang sebabkan tidak perlu pembagian arus yang dihasilkan dan menyatukan lewat combiner. Jadi lebih hemat ferit tubing 🙂 CMIIW.

Untuk rangkaian yang sama, saya coba pakai IRFP 450 (bekas cabutan yang murah), hasil tidak setinggi IRFP 260. Tapi juga tidak terlalu jauh bedanya.

Untuk daya lebih dari 200W, saya agak ragu untuk menggunakan mode COR (carrier operated relay),lebih sreg pakai mode switch untuk mengaktifkan amplifier ini. Baiklah ini hanya sekedar imajinasi saja 🙂

Kesimpulan

Untuk model Rig QRP 1-5W, jika butuh amplifier HF,maka daya output 5W cukup untuk drive amplifier hingga 600W PEP dengan rangkaian model F4EOH ini. Hanya perlu power supply tegangan 48V.

Rangkaian standar pemancar 3 tahap QRP pakai IRF 510 sebagai final MOSFET, hanya mengeluarkan daya 2-3,5W saja. Jadi kalau angka 250W sudah cukup, maka amplifier IRFP 260 ini sudah memenuhi kriteria.

———

Untuk ferit tubing saya pakai ferit bekas. Untuk bagian tengah pakai lempeng tembaga yang saya gulung pakai bolpen boxy yang pas dengan diameter dalam ferit.

Untuk kabel trafo, saya pakai merk thermax ukuran AWG 12 (diameter 2mm).

Untuk power supply switching 48V saya pakai Flatpack 1500W bekas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s